Bagi Hendra, ini merupakan kali
kedua dia mengikuti Olimpiade. Sebelumnya, dia sudah tampil pada Olimpiade
Beijing 2008 saat berpasangan dengan Markis Kido dan berhasil meraih medali
emas.
Pada Olimpiade London 2012, Hendra
tidak tampil karena gagal lolos kualifikasi. Saat itu, dia berstatus pemain
non-pelatnas.
"Olimpiade sekarang berbeda
dengan yang lalu. Pada 2008, keinginan untuk mendapat medali memang
menggebu-gebu," ucap Hendra dalam perbincangan dengan JUARA di
pelatnas bulu tangkis Cipayung, Jakarta.
Setelah gagal lolos pada Olimpiade
2012, Hendra mengaku kecewa. Impian untuk kembali tampil pada ajang multicabang
empat tahunan ini belum sirna. Namun, dia butuh waktu cukup lama untuk
berpikir, sebelum memutuskan kembali ke pelatnas.
"Saya butuh beberapa bulan
untuk move on. Setelah itu, saya bertanya kepada Koh Herry (Iman
Pierngadi, pelatih nasional ganda putra) apakah saya masih bisa berprestasi.
Koh Herry bilang bisa dan saya dipasangkan dengan Ahsan," tutur Hendra.
Pasangan ganda putra Indonesia,
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berlatih persiapan Olimpiade Rio 2016 di
pelatnas bulu tangkis, Cipayung, Jakarta, Rabu (20/7/2016).
Ahsan/Hendra baru dipasangkan pada
2012 seusai Olimpiade. Mereka tampil pertama kali pada Denmark Terbuka 2012.
Keduanya langsung menunjukkan potensi sebagai ganda putra andalan Indonesia
dengan mencapai babak semifinal.
Hendra mengaku butuh waktu enam
bulan untuk menyesuaikan diri dengan Ahsan sebelum mereka meraih gelar pertama
pada Malaysia Terbuka 2013.
"Saya sudah pernah dipasangkan
dengan Ahsan saat Piala Sudirman. Jadi, tidak memulai dari nol. Ahsan
karakternya hampir sama dengan Kido yang berapi-api dan ekspresif," ujar
Hendra.
Menurut Hendra, seiring waktu Ahsan
sudah mulai bisa mengontrol emosi ketika sedang berlaga.
Ahsan/Hendra selanjutnya merengkuh
gelar juara pada Indonesia Terbuka 2013, Singapura Terbuka 2013, All England
2013, Kejuaraan Dunia 2013 dan 2015, serta berbagai gelar bergengsi lainnya.
Kini, Hendra dan Ahsan sepenuhnya
memfokuskan diri untuk menghadapi Olimpiade Rio 2016 yang berlangsung 5-21
Agustus.
"Jelang berangkat ke Rio, saya
fokus pada peningkatan speed. Saya berharap bisa meraih emas pada ulang
tahun saya, Agustus nanti," ucap Hendra yang lahir pada 25 Agustus 1984.
"Lawan yang akan dijumpai pada
Olimpiade tidak mudah. Kami harus waspada sejak awal, tidak sekadar ikut
Olimpiade. Saya ingin memanfaatkan kesempatan kedua ini sebaik mungkin,"
kata Hendra menambahkan.
Tim bulu tangkis Indonesia sudah
bertolak ke Brasil pada 27 Juli bersama kontingen Merah Putih. Mereka menjalani
karantina kedua di Sao Paolo mulai 28 Juli.
Cabang bulu tangkis akan mulai
dipertandingkan pada 11-20 Agustus.
01.50
Tags :
info bulutangkis
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments